Posted by: andyyanuar | November 27, 2011

akhirnya aku menemukan “HAFARA”

Akhirnya Aku Menemukanmu “HAFARA”

Allahu Akbar, Subhanallah…Kemarin aku dan Shafitri datang ke base camp Hafara (Teater Jalanan di daerah Gonjen), setelah pernah 1 jam aku muter-muter ga ketemu tempatnya. Namun kini, akhirnya aku berhasil sampai dengan selamat (dasar Lebai) karena kami janjian sama Mas Taufik (pelatih teater dari ISI anggota SOBAYA) bertemu di perempatan Madukismo agar kami tak tersesat LAGI.

“Mbak Primaaaaa” sambut Dina sambil menyalami tanganku ketika berjumpa denganku… Ada rasa bahagia dan terenyuh ketika mendengar sapaan hangat dan melihat senyum mengembang dari wajah gadis kecil itu. Ya…sudah 2 bulan sejak pertemuan terakhir di tempat kkn-ku di Sintokan, Cangkringan untuk tampil dalam pementasan drama “Kambing Hitam”. Mereka anak-anak Jalanan dan kurang mampu yang dibina oleh SOBAYA melalui media Teater (mas Taufik) dan musik.

Begitu bahagianya mereka melihat kami pertama kali menjenguk mereka di basecampnya…rumah yang sederhana namun cukup memadai untuk dijadikan tempat berkumpul. Di dindingnya terpampang karya-karya tulis mereka, suara hati mereka dan rasa kasih sayang diantara mereka yang mereka coba ungkapkan dengan puisi, pantun ataupun cerpen. Malu aku ketika ingat betapa aku belum menyelesaikan tugas mading untuk kampusku tercinta, FIB.

Akhirnya aku menemukanmu “Hafara”. Allah mempertemukan kita…apakah ini kebetulan? Apakah kebetulan ketika penjaga rental (mas heri) memberikan no.hp ku pada Mahasiswa S2 UGM yang memintaku untuk menerjemahkan tugas mahasiswa itu yang kebetulan ternyata adalah alumni S1 ISI. Kebetulan aku masih menyimpan no.hp-nya meski tak pernah menghubunginya lagi setelah terjemahan selesai…Kebetulan aku terdesak butuh seniman untuk membantu melatih anak-anak desa bermain musik untuk persiapan pentas seni di tempat kkn-ku. Ternyata dia adalah manajer kelompok musik religi SOBAYA (terdiri dari para alumni dan mahasiswa ISI) dan mereka pun langsung menyanggupi untuk membantuku dan…kebetulan lagi kalian (Hafara) adalah salah satu kelompok binaan SOBAYA dan ternyata kebetulan pula akhirnya SOBAYA menyarankan untuk mengajak kalian ikut pentas di kkn-ku sehingga aku mengenal kalian.

Allah punya rencana dari pertemuan kita…bukan kebetulan…

Aku yang Menemukanmu (kalian) atau kalian yang Menemukanku…

Aku duduk bersama di ruangan berukuran sekitar 3X2 meter, berkumpul untuk mulai membahas agenda latihan teater yang selama Ramadhan istirahat selama 1 bulan. HAFARA kini bertambah semarak dengan ikut bergabungnya anak-anak daerah KASIHAN mulai hari itu. Anak-anak yang masih sekolah SD dan SMP juga anak-anak jalanan beserta keluarganya itu duduk berdesak-desakan memenuhi ruang. Kami mengobrol dan saling memperkenalkan diri. Oh ya lupa…ditemani pula dengan segelas kopi dan seteko air putih (lagi-lagi aku minum dengan borosnya menghabiskan 1 gelas kopi dan 2 gelas air putih, he2) dan juga ada jajanan di depan kami ^.^v. Ada yang kelas 4, kelas 5 sampai yang duduk di bangku SMP. Oh ya ada Koko yang SMK kelas 1, pak Nardi dan istrinya , pak Habib, Andi dan Bahlul yang kini masih mangkal di perempatan Galeri dan masih buanyak lagi yang tidak bisa kau sebutkan 1 per 1. Mereka semua unik terutama anak-anak kecilnya (kan belum lihat bagaimana nakalnya mereka, semoga ga masalah meski mereka bandel, maklum masih kecil). Dengan wajah yang memerah dan senyum malu-malu mereka memperkenalkan diri mereka masing-masing. “Saya Nining kelas 4 SD…” lama kami menunggunya untuk memperkenalkan diri. Dengan wajah memerah ia melanjutkan, “cita-cita ku menjadi dokter”. Kelegaan tergambar jelas di wajahnya.

“Akhire kowe ngomong juga to Ning. Ngomong gitu aja kok lama to Ning…Ning”, ayahnya, pak Nardi, berkomentar. Dan perkenalan dilanjutkan sampai semuanya kebagian untuk memperkenalkan diri.

Setelah selesai memperkenalkan diri, kami akhirnya sepakat bahwa kita latihan setiap minggu jam 8-10 di basecamp dengan iuran per minggu 500 rupiah (karena kemampuan mereka untuk menyisihkan uang hanya segitu). Tiba-tiba Bagas (berumur kira-kira 5 tahun) lari menuju Shafitri “mbak ajarin aku mbaca sama nulis ya…?” tentu saja Shafitri menerima dengan wajah yang berbinar-binar. Sepertinya ia menemukan bakatnya yaitu menjadi magnet bagi anak-anak untuk mengajari mereka belajar.

Setelah dirasa cukup tentunya sudah ngobrol ngalor-ngidul, pukul 10.30, aku, Shafitri dan mas Taufik berpamitan untuk pulang. Di parkiran tiba-tiba…”heh arab…arab”. Aku mencari suara siapa itu. Arab? Ternyata dia memanggilku dengan sebutan itu dan aku menghampirinya. “Kok manggilnya Arab mulu sih? “ Tanyaku.

“Lha kan kamu hidungnya boros kayak Arab dan boros minum kayak unta Arab”, jelasnya tanpa wajah berdosa.

Daaaaaaa….s” tiba-tiba ia mengeluarkan sesuatu yang membuatku berhenti untuk melanjutkan balasan ungkapan yang harus ia terima karena menyebutku Arab. Ya, sebungkus jajanan khas Lampung, keripik pisang lapis cokelat, membuatku urung untuk membalasnya karena apapun makanan yang berhubungan dengan cokelat adalah makanan favoritku.

“Terima kasih buuuanyak nggih”. Balasku dengan senyum mengembang bagai anak kecil yang memperoleh es krim.

“Mau pulang sekarang?” Tanyanya. Aku mengangguk. “Dah tahu jalan pulangnya kan?”

“Insya Allah sudah kok, tenang aja”, jelasku.

Aku dan Shafitri pun berpamitan pulang ke Pak Habib dan Mas Taufik yang masih berbincang-bincang.

Akhirnya pertemuanku dengan Hafara pun berakhir…Tunggu dulu! Maksudku tidak sepenuhnya berakhir karena minggu depan dan minggu-minggu depan lainnya aku akan tetap bertemu dengan mereka. Dengan senyuman manis di wajah mereka dengan mimpi-mimpi yang menari di mata mereka…

Aku yang menemukan kalian atau kalian yang menemukanku…?

Yang pasti, kalian adalah anugerah terindah saat ini. Teman dan saudaraku. Aku yakin ada rencana Allah yang indah yang menanti kita karena ini bukan kebetulan. Ini bagian dari skenario Allah yang Ia tulis.

Tunggulah aku disana wahai HAFARA saudaraku karena masih seabrek rencana untuk kita penuhi demi terwujud cita.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: